Bolehkah Menyimpan Biji Kopi Gayo di Kulkas? Jangan Sembarangan, Begini Penjelasannya!

Zaman sekarang minum kopi sudah menjadi kebutuhan wajib untuk sebagian besar orang. Bahkan tak jarang karena kesukaannya terhadap kopi, orang-orang tak cukup minum kopi hanya sekedar menyeduh. Beberapa terkadang sampai menggiling kopinya sendiri dengan grinder yang ada di rumah. Tidak jarang juga menyimpan kopi di kulkas sebagai stok.

Kopi memang menjadi sebuah minuman yang cukup unik. Berbeda tempat penanamannya, berbeda proses pengolahan, berbeda cara penyeduhan, hingga berbeda cara penyimpanannya akan merubah rasa dari kopi itu sendiri. Bahkan apabila cara penyimpanannya tidak tepat bisa merusak rasa dari kopi tersebut.

Lalu bagaimana dengan penyimpanan kopi di kulkas? Kebanyakan orang menyimpan kopi di dalam kulkas dengan maksud mempertahankan kualitas kopi dan agar masa penyimpanan menjadi lebih lama. Namun apakah benar demikian? Cara penyimpanan kopi di dalam kulkas sebenarnya boleh saja, namun tetap ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar kualitas kopi tetap terjaga.

Apakah boleh menyimpan kopi dalam kulkas, Sumber: thedailymeal.com
Apakah boleh menyimpan kopi dalam kulkas, Sumber: thedailymeal.com

Tips Penyimpanan Kopi di Kulkas

Berikut beberapa tips yang dapat diaplikasikan jika Anda memilih menyimpan biji kopi di dalam kulkas untuk menjaga kualitasnya. Apalagi jika Anda memiliki kopi arabika gayo pea berry di rumah. Tentu tidak mau kan jika biji kopi yang nikmat tersebut kualitasnya menurun karena salah dalam menyimpannya. Yuk, langsung saja simak tipsnya sebelum kualitas kopi Anda berkurang!

1. Cegah Terjadinya Freeze Burn

Apa itu freeze burn? Freeze burn merupakan keadaan ketika bahan makanan kehilangan kelembabannya karena terkontaminasi oleh oksigen. Selain panas dan paparan sinar matahari berlebihan, kelembaban juga menjadi musuh utama biji kopi. Maka pastikan biji kopi yang Anda simpan terhindar dari ketiga hal tersebut. 

Ketika Anda memasukkan biji kopi ke dalam kulkas, maka akan terjadi kondensasi yang menumpuk. Proses ini akan membuat biji kopi kehilangan intensitas rasa. Selain itu, kelezatan dari biji kopi yang Anda miliki pun akan berkurang. Lalu bagaimana caranya agar tetap bisa menyimpan kopi di kulkas namun juga tetap bisa melindungi kopi dari freeze burn

Tidak perlu khawatir akan hal tersebut, karena Anda cukup siapkan wadah yang kedap udara dan Anda bisa masukkan biji kopi ke dalamnya. Kemudian Anda bisa langsung memasukkan biji kopi yang sudah disimpan dalam wadah tersebut ke dalam kulkas. Dengan menyimpannya dalam wadah kedap udara, biji kopi mampu terhindar dari kelembaban.

2. Memperhatikan Lama Waktu Penyimpanan Kopi

Selain wadah penyimpanan, durasi penyimpanan juga perlu diperhatikan ketika kopi disimpan dalam kulkas. Kebanyakan orang menyimpan bahan makanan di dalam kulkas tentu dengan harapan agar lebih awet. Begitu juga dengan kopi, sejatinya biji kopi juga akan bertahan lebih lama jika disimpan di dalam kulkas.

Namun tidak menutup kemungkinan akan ada sedikit perbedaan aroma dan rasa pada kopi ketika disimpan terlalu lama di dalam kulkas. Agar aroma dan rasa kopi tidak banyak berubah, idealnya lama waktu penyimpanan biji kopi dalam kulkas maksimal yaitu 2 minggu.

Jika Anda berencana menyimpan biji kopi di dalam kulkas, pastikan untuk menyimpannya sesegera mungkin setelah pembelian. Sebagai tambahan informasi, biji kopi memiliki kemampuan menyerap aroma sekitar yang cukup baik. Jadi, pastikan bahan makanan lain yang juga disimpan dalam kulkas tidak terlalu banyak dan tidak memiliki aroma menyengat.

Tips menyimpan kopi dalam kulkas dengan benar, Sumber: containerfaqs.com
Tips menyimpan kopi dalam kulkas dengan benar, Sumber: containerfaqs.com

Tips Menyimpan Biji Kopi di Tempat Selain Kulkas

Apabila Anda ragu menyimpan biji kopi di kulkas, maka Anda bisa menyimpannya di tempat lain. Berikut ini adalah beberapa tips bagi Anda yang ingin menyimpan kopi selain menyimpannya di dalam kulkas.

1. Simpan Dalam Toples Kedap Udara

Sama halnya ketika menyimpan kopi di kulkas, menyimpannya di luar kulkas pun perlu disimpan dalam toples kedap udara. Hal ini berlaku untuk semua jenis kopi, baik itu biji kopi maupun bubuk kopi. Sekali lagi, kopi memerlukan tempat penyimpanan yang kering dan kedap udara.

Untuk wadah penyimpanannya, Anda bisa memanfaatkan toples kaca ataupun paperbag. Meskipun begitu, hindari juga kebiasaan terlalu sering membuka dan menutup wadah kopi untuk menjaga kualitasnya.

2. Simpan di Tempat yang Sejuk dan Gelap

Mengapa demikian? Pemilihan tempat yang sejuk dan gelap didasarkan oleh sifat kopi yang tidak tahan terhadap suhu lembab, panas, dan paparan sinar matahari terlalu lama. Para ahli kopi pun menyarankan demikian, agar biji kopi tidak kehilangan kualitasnya. 

Tempat dengan suhu sejuk tentu dapat melindungi kopi dari paparan suhu yang panas. Sedangkan pemilihan tempat yang minim cahaya pasti akan melindungi kopi dari paparan sinar matahari. Ditambah dengan wadah yang digunakan, yaitu wadah kedap udara maka biji kopi Anda dapat terhindar dari kualitas yang menurun. 

3. Simpan di Tempat yang Terpisah dengan Makanan Lain

Hampir mirip dengan cara menyimpan kopi di kulkas. Penyimpanan di tempat selain kulkas pun perlu dijauhkan dari bahan makanan lainnya, terlebih jika aromanya menyengat. Karena memang sifat dari kopi ini begitu mudah menyerap aroma disekitarnya. Maka pastikan bahwa kopi yang Anda simpan jauh dari bahan-bahan lain yang berbau menyengat.

Cara menyimpan kopi di luar kulkas dengan tepat, Sumber: cnet.com
Cara menyimpan kopi di luar kulkas dengan tepat, Sumber: cnet.com

Demikian tadi beberapa tips untuk menyimpan kopi di kulkas maupun di luar kulkas. Selain memperhatikan cara penyimpanan, tentu kualitas awal dari biji kopi itu sendiri harus Anda perhatikan. Pastikan Anda membeli biji kopi di tempat yang tepat, yang mengolah kopi dengan tetap menjaga kualitas dari kopi tersebut.

Kopi Aman Kuba dapat Anda jadikan sebagai pilihan yang tepat jika Anda ingin mendapatkan kualitas kopi pilihan dan terbaik. Jadi, segera dapatkan kopi terbaik sesuai selera Anda hanya dari kami.

Leave a Comment